Campur Kode dan Sarana Negosiasi Identitas: Analisis Komentar pada Unggahan Instagram @onic.esports
Published 2026-08-24
Keywords
- campur kode,
- sosiolinguistik,
- komentar,
- Instagram,
- media sosial
- e-sport ...More
How to Cite
Copyright (c) 2026 Latifah Rahmadani Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi campur kode dalam kolom komentar akun Instagram @onic.esports. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode padan. Data penelitian berupa X komentar yang mengandung campur kode pada unggahan akun @onic.esports selama periode 26 Februari hingga 3 Maret 2024. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode yang digunakan berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengombinasikan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Sunda, dan bahasa Jawa. Secara pragmatis, campur kode berfungsi sebagai fungsi emotif, konatif, referensial, fatik, dan metalinguistik. Temuan juga menunjukkan bahwa penggunaan campur kode berperan dalam memperluas kosakata, membentuk variasi bahasa digital, serta memperkuat identitas komunitas penggemar e-sport di media sosial.
---
This study aims to describe the form, meaning, and function of code mixing in the comment column of the Instagram account @onic.esports. The research uses a qualitative descriptive approach with a matching method. The research data is in the form of X comments containing mixed codes on @onic.esports account uploads during the period from February 26 to March 3, 2024. Data was collected through the technique of watching and recording, then analyzed using the Determinant Element Sorting (PUP) technique. The results of the study showed that the code mix used was in the form of words, phrases, and sentences that combined Indonesian with English, Arabic, Sundanese, and Javanese. Pragmatically, code mixing functions as emotive, conative, referential, fatigue, and metalinguistic functions. The findings also show that the use of mixed codes plays a role in expanding vocabulary, shaping digital language variations, and strengthening the identity of e-sports fan communities on social media.
References
- Androutsopoulos, J. (2015). Networked multilingualism: Some language practices on Facebook and their implications. International Journal of Bilingualism, 19(2), 185–205. https://doi.org/10.1177/1367006913489198
- Busri, H. & Moh. Badrih. (2018). Linguistik Indonesia: pengantar memahami hakikat bahasa. Malang. Madani Media.
- Chaer, A. dan L. A. (2014). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta. PT Rineka Cipta
- Edi Edi, Linggua Sanjaya Usop, Indra Perdana, Elnawati Elnawati, & Sudaristi Oktaviani. (2022). Campur Kode Pada Novel Resign! (2018) Karya Almira Bastari. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 1(1), 75–89. Https://Doi.Org/10.55606/Mateandrau.V1i1.158
- Eliastuti, M., Safitri, S. D., Fauzi, I. D., Amalia, R., & Ridha, Y. N. (2023). Campur Kode Luar Pada Kicauan Akun Twitter Pamungkas @whensaid_. 3(1).
- Hinrichs, L. (2016). Language and mobile media. In The Routledge Handbook of Language and Digital Communication. Routledge.
- Kamilia, N., Khotimah, K., Madura, U. T., & Madura, U. T. (n.d.). Analisis Fungsi Bahasa Jacobson pada Wacana Naratif KHW Nusantara Part 130 Oleh Nadia Omara.
- Kridalaksana, Harimurti. (1986). Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.
- Kridalaksana, Harimurti. (2009). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.
- Moeliono, Anton. M., Hans Lapoliwa, Hasan Alwi, Sry Satrya T. W. S., & Sugiyono. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
- Mulyana. (2005). Kajian Wacana: Teori, Metode, dan Aplikasi Prinsip-Prinsip Analisis Wacana. Yogyakarta. Tiara Wacana.
- Nurul Iftitah, Hambali, H., & Aco Karumpa. (2022). Campur Kode Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di Media Sosial Instagram. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(2), 103–113. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i2.250
- Puspitasari, W. T. (n.d.). Campur Kode Dalam Lirik Lagu Cinta Laura.
- Rahma, N. (2023). Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Media Sosial Twitter Akun @KuntoAjiW. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 5(2), 156–161. https://doi.org/10.38035/rrj.v5i2.402
- Ramlan. M. (2012). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta. CV Karyono
- Riley, Kathryn & Frank Parker. (2014). Linguisties for Non-Linguists: A primer with Exercises. Singapore. Pearson.
- Seargeant, P., & Tagg, C. (2014). The language of social media: Identity and community on the internet. Palgrave Macmillan.
- Sitanggang Gusar, M. R., & Simanungkalit, K. E. (2021). Campur Kode Dan Fungsinya Dalam Komunitas Pemain Mobile Legend Bang Bang: Kajian Etno Sosiopragmatik. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 696–708. https://doi.org/10.37329/ganaya.v4i2.1416
- Siwi, G. W., & Rosalina, S. (2022). Alih Kode dan Campur Kode pada Peristiwa Tutur di Masyarakat Desa Cibuaya, Kabupaten Karawang: Kajian Sosiolinguistik. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1417–1425. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2144
- Suandi, I. N. (2014). Sosiolingusitik. Yogyakarta. Graha Ilmu.
- Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta. Sanata Dharma University Press.
- Tagg, C., Seargeant, P., & Brown, A. (2017). Taking offence on social media: Conviviality and communication on Facebook. Discourse, Context & Media, 19, 19–25. https://doi.org/10.1016/j.dcm.2017.06.005
- Wijana, I. D. Putu. (2022). Permainan Bahasa dan Ilmu Bahasa. Denpasar. Pustaka Larasan
- Wijana, I. D. Putu. (2018). Analisis Wacana Pramatik: Kajian Teori dan Analisis. Surakarta. Yuma Pustaka.
- Yuliani, Ni Made, Sukri, & Desak Putu Saridewi. (2023). Campur Kode Luar Bahasa Fandom “ARMY” pada Kolom Komentar Postingan Instagram @army_indonesiaa. Journal of Education Reasearch, 4(3), 1265 – 1274.
- Lee, C. (2017). Multilingualism online. Routledge.